Simpang Rujak Seraya : Saatnya Ngidam Berjamaah

rombongan simpang rujak

Simpang Rujak Batam, ya begitulah warga Batam menyebut tempat yang berlokasi di atas terowongan Seraya ini. Lokasi ini tak pernah diresmikan dengan nama tersebut. Nama Simpang Rujak mungkin terdengar unik karena simpangnya sendiri tidak tepat berada di lokasi tersebut, beberapa meter sebelumnya. Entah mulai kapan tempat ini dinamakan Simpang Rujak, tapi yang jelas tempat ini sangat ikonik. Tak salah jika Simpang Rujak Batam dianggap sebagai salah satu obyek wisata di Batam yang paling unik dan fenomenal. (uhuk sambil monyong gaya Tukul).

Sepanjang jalan berderet penjual rujak. Mulai rujak serut, rujak petis dan rujak buah. Soal yang mana satu yang enak, rasanya hampir semua rombong / gerobak sama saja.Seperti rujak pada umumnya, rujak di sini tidak berbeda dengan rujak – rujak di tempat lain atau rujak pada umumnya. Ya namanya rujak pilihan rasanya ya cuma dua. Pedas atau tidak pedas. Kepedasan ini yang mencirikan setiap penjual rujak di sini. Ada yang cocok dengan kepedasan tertentu, larinya ke pedagang yang tertentu pula. Saya sendiri pernah mensurvey di kalangan teman teman saya, pedagang rujak mana yang menjadi favorit. Jawabannya tidak ada yang sama. Ada yang bilang paling ujung, ada yang bilang di tengah. Terserah anda pilih yang mana pedagang di Simpang Rujak Batam.

Tapi langganan saya sendiri ada di gerobak ini :

simpang rujak seraya arema

Di gerobak nomor 7 ini, saya sering pesan rujak petis. Rujak yang isinya sayur dan tahu. Rujak khas Jawa Timur. Sedangkan untuk rujak buah, terserah di mana saja. Mengapa rujak petis, karena saya sendiri merasa kesulitan mencari penjual rujak petis di Batam. Daaan, penjualnya satu kampung sama saya. Hihihi. Jadi tidak heran kalau saya pilih yang ini. Sekali lagi bukan karena rasanya paling enak. Karena memang hanya gerobak nomor 7 di Simpang Rujak Batam inilah yang saya ketahui menjual rujak petis, mungkin rujak petis paling enak di Batam. Ciyus. Soal harga, rata – rata hampir sama. Sekitar 8000 an saja. Simpang Rujak ini adalah place must visited untuk pelancong – pelancong yang baru ke Batam, apalagi bagi mereka yang suka berburu kuliner Batam. Mungkin di daerah lain di Indonesia, tidak ada tempat seperti ini. Jadi anda tahu obyek wisata Batam yang wajib kalian kunjungi.

Ngomong – ngomong soal Simpang Rujak, sebenarnya di mata saya, Simpang Rujak ini sama ikoniknya dengan jembatan Barelang. Ada beberapa analisa ngawur saya soal mengapa Simpang Rujak tidak pernah menjadi ikon Batam di logo – logo. Yang pertama mungkin karena daerah lain seperti Palembang, sudah menggunakan jembatan sebagai ikon, dan Batam pun mengikuti. Yang ke dua, mungkin desainer logo kebingungan apa yang mau digambar jika menggunakan simpang rujak sebagai logo, mau gambar cobek?

Di dekat sini juga ada yang jualan es dawet khas Banjarnegara. Pedes – pedes sehabis makan rujak, tenggorokan dan lidah disiram es Dawet Ayu. Hmmm. Laqziz

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Belum ada komentar

Leave a Reply